RESENSI
Nama : Jayanti.sw
Kelas : 3ea18
Npm : 13210731
Judul : Lorong tanpa cahaya
Penulis : Ngarto februana
Jenis : Novel
Terbit : Maret 2013
Resensi :
Novel berkisah tentang seorang anak, Wibi, yang lahir dan tumbuh di
kampung pelacuran. Ia masih terlalu muda untuk menjadi saksi sekaligus
korban kebiadaban: bayi Karti digaruk petugas ketertiban kota, persis di
depan matanya saat si orok lelap di dalam gerobak. Setiap hari ia
dipertontonkan kemesuman, diejek teman-teman sekolah: “Rumahmu di
Sarkem, tempatnya pelacur, ibumu juga lonte ….”
Dan, suatu ketika, ia
memergoki ibunya sedang berzina. Konflik batin kian parah, juga dendam
atas kesewenang-wenangan, ia pun minggat. Setelah dewasa ia kembali ke
kampung pelacuran yang padat dan kumuh itu. Lalu pemuda itu jatuh cinta
pada Karti. "Salahkah jika aku mencintai perempuan yang lebih tua
dariku, yang punya ikatan kenangan di masa lalu, yang akhirnya jadi
pelacur itu," bisiknya. Karena cinta itukah Wibi menolong Karti untuk
keluar dari dunia kepelacuran?
Segalanya berakhir pada sebuah
pertarungan demi pertarungan. Bertarung dengan kelelakiannya, bertarung
dengan tindak kesewenang-wenangan, dan ia bertarung dengan buto ireng,
raksasa yang hidup di lorong tanpa cahaya. Lalu, bagaimana dengan
cintanya pada Karti? Haruskah ia merelakannya, seperti ia terpaksa
merelakan kampung yang cabul itu akhirnya digusur? "Selamat tinggal
Sosrowijayan, jangan sampai anak-anakku kelak lahir di tempat mesum
seperti itu.
Senin, 17 Juni 2013
Jumat, 03 Mei 2013
BAB 1
PENDAHULUAN
1.
1 TEMA
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN
FASILITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN
1.2
LATAR BELAKANG MASALAH
Hotel adalah suatu bentuk bangunan,
lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa
penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana
semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang
bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas
tertentu yang dimiliki hotel itu.
Kota Semarang merupakan pusat segala
kegiatan aktifitas baik ekonomi, bisnis, perdagangan dan industri dan menjadi
miniatur wilayah Jawa Tengah. Kota Semarang dimungkinkan menjadi kota modern
sehingga memerlukan fasilitas-fasilitas pendukung yang modern termasuk sarana
akomodasinya. Salah satu akomodasi yang dibutuhkan diantaranya adalah sarana
penginapan atau hotel. Sektor perhotelan di Semarang masih sangat potensial
dikembangkan dan dapat menjadi salah satu sektor bisnis yang sangat
menguntungkan. Keberhasilan operasional hotel ditentukan oleh lokasi dimana
hotel tersebut ditempatkan. Untuk itu, hotel direncanakan terletak di daerah pusat
perdagangan terutama pada jalur-jalur utama kota.
1.3
RUMUSAN MASALAH
Perusahaan jasa berlomba-lomba melakukan berbagai cara untuk
dapat menghasilkan produk yang mampu menarik calon konsumen untuk bersedia
memakai produk mereka. Persaingan di bidang jasa perhotelan di kota Semarang
yang ketat memiliki pengaruh yang besar terhadap penurunan jumlah tamu
hotel.Dengan ketatnya persaingan konsumen menjadi semakin memiliki banyak
pilihan sehingga harus diterapkan strategi yang tepat untuk tetap menjadi
pilihan prioritas dari para konsumen. Fluktuasi jumlah tamu hotel yang memiliki
kecenderungan menurun mendorong perusahaan untuk semakin meningkatkan performa
perusahaan agar hal-hal yang mempengaruhi penurunan tersebut dapat
diidentifikasi untuk kemudian diterapkan sebagai strategi yang tepat untuk
dapat mengatasinya.Maka masalah penelitian yang dikembangkan disini adalah
“faktor-faktor apa sajakah yang dapat meningkatkan keputusan menginap di Hotel
Srondol Indah Semarang ?”. Variabel-variabel yang digunakan antara lain
kualitas pelayanan, fasilitas dan lokasi.Dari masalah penelitian tersebut dapat
dirumuskan pertanyaan-pertanyaan
penelitian sebagai berikut :
1. Bagaimana pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan
menginap?
2. Bagaimana pengaruh fasilitas terhadap keputusan menginap?
3. Bagaimana pengaruh lokasi terhadap keputusan menginap?
1.4
TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan pada latar belakang dan rumusan masalah, maka
penelitian ini bertujuan:
1 Untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas layanan
terhadap
keputusan menginap.
2. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh fasilitas
terhadap
Keputusan penginap.
3. Untuk menguji dan menganalisis pengaruh lokasi terhadap
keputusan
menginap.
1.5 METODOLOGI
PENELITIAN
Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat dari
orang, obyek atau
kegiatan yang memiliki variasi tertentu yang ditetapkan oleh
peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2001). Adapun
definisi kedua
variabel tersebut yaitu :
1. Variabel Dependen (dependent variable) atau
variabel tidak bebas,
yaitu variabel yang nilainya dipengaruhi oleh variabel
independen.
Variabel dependen sering pula disebut variabel respon yang
dilambangkan dengan huruf Y.
2. Variabel Independen (independent variable) atau
variabel bebas, yaitu
variabel yang menjadi sebab terjadinya (terpengaruhnya)
variabel
dependen (variabel tidak bebas). Variabel independen sering
disebut predikator yang dilambangkan dengan X.
1.6 HIPOTESIS
Pengujian hipotesis dilakukan untuk menguji hipotesis yang
telah dibuat
dan melihat seberapa besar pengaruh kualitas pelayanan,
fasilitas, dan lokasi
terhadap keputusan menginap. Pengujian hipotesis dilakukan
dengan menguji
pengaruh masing-masing variabel terhadap loyalitas nasabah
(dalam uji t) dan
pengaruh faktor-faktor kualitas pelayanan, fasilitas, dan
lokasi secara bersamasama
terhadap keputusan menginap.
1.7 ANALISIS
Jika perusahaan jasa telah memberikan kepuasan pelanggan, maka akan
menciptakan pembelian ulang. Memberikan kepuasan kepada pelanggan hanya dapat
diperoleh jika perusahaan memperhatikan apa yang dinginkan oleh pelanggannya,
sehingga kualitas jasa pelayanan yang dihasilkan ditentukan oleh pelanggan.
Persepsi pelanggan terhadap kepuasan merupakan penilaian subyektif dari hasil
yang diperolehnya. Harapan pelanggan merupakan referensi standar kinerja
pelayanan dan sering kali diformulasikan berdasarkan keyakinan tentang apa yang
akan terjadi.
1.8 KESIMPULAN
Inti dari semua l yg di atas itu
adalah supermarket merupakan sebuah tempat yang menyediakan kebutuhan
sehari-hari yang lengkap dan harganya pun terjangkau oleh kalangan masyarakat
menengah kebawah dan tingkat kepuasan konsumen nya itu secara umum telah merasa
puas dilihat dari tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan
dengan melihat 5 dimensi yaitu dimensi kehandalan, daya tangkap, kepastian,
perhatian, dan bukti fisik yang ada. Dengan memiliki tingkat kesesuaian lebih
dari 90% (95,18%). Sehingga pelayanan yang diberikan secara umum sesuai dengan
harapan konsumen.
NAMA:JAYANTI.SW
NPM :13210731
KELAS:3EA18
KELAS:3EA18
Rabu, 03 April 2013
PENALARAN DEDUKTIF
PENALARAN DEDUKTIF
Penalaran
deduktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa umum yang
kebenarannya telah diketahui, dan berakhir pada suatu kesimpulan baru yang
bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori hipotesis, definisi
operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu
harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya
dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian, konteks penalaran deduksi
tersebut konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.
Penalaran deduksi tergantung pada premisnya ( proposisi tempat menarik
kesimpulan ). Artinya, jika premisnya salah, mungkin akan membawa kita pada
hasil yang salah. Begitu juga sebaliknya. Penarikan kesimpulan secara deduktif,
dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung dan tidak langsung.
•
MENARIK SIMPULAN SECARA LANGSUNG
Penarikan
secara langsung ditarik dari satu premis.
Contoh
kalimat :
-
Semua ikan bernafas melalui insang. ( premis )
-
Semua yang bernafas melalui insang adalah ikan. ( simpulan )
•
MENARIK SIMPULAN SECARA TIDAK LANGSUNG
Penarikan
ini ditarik dari dua premis. Premis pertama adalah premis yang bersifat umum,
sedangkan yang kedua adalah yang bersifat khusus. Contoh : Silogisme
Kategorial. Silogisme kategorial adalah silogisme yang terjadi dari tiga
proposisi, yaitu :
- Premis umum : premis mayor ( My )
- Premis umum : premis mayor ( My )
-
Premis khusus : premis minor ( Mn )
-
Premis simpulan : premis kesimpulan ( K )
Contoh
silogisme kategorial :
-
My : Semua mahasiswa Universitas Gunadarma memiliki KTM.
-
Mn : Aini Fatimah adalah mahasiswa Universitas Gunadarma.
-
K : Aini Fatimah memiliki KTM.
•
Bentuk Gagasan / Penalaran Deduktif
1. Silogisme ialah menarik kesimpulan
dari dua pernyataan(premis) yaitu
premis umum/mayor(PU) dan premis khusus/minor(PK).
PU : Semua A=B
premis umum/mayor(PU) dan premis khusus/minor(PK).
PU : Semua A=B
PK
: Semua C=A
S
: Semua C=B
Contoh
PU : Semua makhluk hidup memiliki mata
PU : Semua makhluk hidup memiliki mata
PK
: si Polan adalah makhluk hidup
S
: maka si Polan mempunyai mata
•
SILOGISME
Silogisme
adalah suatu argumen yang bersifat deduktif yang mengandung tiga proporsi
kategori yakni dua premis dan satu kesimpulan. Masing-masing premis itu yakni
premis mayor (premis umum) biasanya disingkat PU dan premis minor (premis
khusus) bisanya disingkat PK.
Kriteria silogisme sebagai barikut :
Kriteria silogisme sebagai barikut :
Premis
Umum (PU) : Menyatakan bahwa semua anggota golongan tertentu (semua A) memiliki
sifat atau hal tertentu (=B)
Permis
KhusuS (PK) : Menyatakan bahwa sesuatu atau seseorang itu (=C) adalah golongan
tertentu itu (=A)
Kesimpulan
(K) : Menyatakan bahwa sesuatu atau sesorang itu (=C) memiliki sifat atau hal
tersebut pada B (=B)
Silogisme
ini bagian dari penalaran deduksi. Jika dirumuskan sebagai berikut :
PU : A = B
PU : A = B
PK
: C = A
K
: C = B
A
= semua anggota golongan tertentu
B
= sifat yang ada pada A
C
= sesorang atau sesuatu anggota A
• ENTIMEM
Entimem
adalah silogisme yang dipersingkat. Disaat tertentu orang ingin mengemukakan
sesuatu hal secara praktis dan tepat sasaran.
Contoh
:
PU : Semua orang ingin sukses harus belajar dan berdoa
PK : Lisa ingin sukses
K : Lisa harus belajar dan berdoa
Rumus
Silogisme Entinem : C = B karena C = A
•
PROPOSISI
Bentuk
pemikiran kedua yang merupakan pengembangan dari konsep atau pengertian adalah
proposisi. Pada saat terjadinya observasi empirik, di dalam pikiran tidak hanya
terbentuk pengertian saja tetapi juga terjadi perangkaian dari term – term itu.
Tidak pernah ada pengertian yang berdiri sendiri dalam pikiran. Rangkaian
pengertian itulah yang disebut dengan proposisi
Dalam
proses pembentukan proposisi ini terjadi dua hal. Atau dapat dikatakan bahwa
syarat terbentuknya proposisi mencakup dua hal yaitu:
1.
Ada terjadi pengertian yang menerangkan pengertian yang lain atau ada
pengertian yang diingkari tentang pengertian lain.
Contoh:
Lemari itu besar
Lemari itu besar
Kata besar menerangkan tentang
lemari Pengertian yang menerangkan itu disebut dengan predikat. Sedangkan
pengertian yang diterangkan disebut subyek. Predikat biasanya disingkat dengan
P dan Subyek disingkat dengan S, dan kata itu atau fungsi menerangkan diberi
tanda = maka proposisi itu dapat ditulis menjadi S=P..
Di sinlah keunikan kalimat dalam logika dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal ada subyek, predikat, objek bahkan keterangan, di dalam logika .
2. Proses pembentukan yang kedua adalah jika terjadi pembentukan proposisi sekaligus terjadi pengakuan bahwa lemari itu memang besar adanya atau bahwa lemari itu tidak besar. Maka tampak di sini bahwa dalam proposisi mengandung benar dan salah.
Di sinlah keunikan kalimat dalam logika dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Jika dalam bahasa Indonesia kita mengenal ada subyek, predikat, objek bahkan keterangan, di dalam logika .
2. Proses pembentukan yang kedua adalah jika terjadi pembentukan proposisi sekaligus terjadi pengakuan bahwa lemari itu memang besar adanya atau bahwa lemari itu tidak besar. Maka tampak di sini bahwa dalam proposisi mengandung benar dan salah.
Dalam
logika dikenal ada 2 macam proposisi menurut sumbernya yaitu proposisi analitik
dan proposisi sintetik. Proposisi analitik adalah proposisi yang predikatnya
mempunyai pengertian yang sudah terkandung pada subyeknya.
Contoh:
Manusia adalah mahkluk hidup
Manusia adalah mahkluk hidup
Kursi adalah benda mati
•
PREMIS
Pernyataan
yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan.
contoh
:
Tidak
semua manusia luput dari dosa.
•
TERM
Ungkapan
pengertian dalam bentuk kata atau beberapa kata.
contoh
:
harimau
adalah karnivora
KESALAHAN
DALAM PENALARAN
Kesalahan
penalaran dapat terjadi di dalam proses berpikir utk mengambil keputusan. Hal
ini terjadi karena ada kesalahan pada cara penarikan kesimpulan. Salah nalar
lebih dari kesalahan karena gagasan, struktur kalimat, dan karena dorongan
emosi.
Kesalahan
Penalaran deduktif
Kesalahan
deduktif dapat disebabkan :
1. kesalahan
karena premis mayor tidak dibatasi;
2. kesalahan
karena adanya term keempat;
3. kesalahan
karena kesimpulan terlalu luas/tidak dibatasi;
4. kesalahan
karena adanya 2 premis negatif.
. KESIMPULAN
adalah
pernyataan atau konsep adalah abstrak dengan simbol berupa kata, sedangkan
untuk proposisi simbol yang digunakan adalah kalimat (kalimat berita) dan
penalaran menggunakan simbol berupa argumen.Argumenlah yang dapat menentukan
kebenaran konklusi dari premis. Berdasarkan paparan di atas jelas bahwa tiga
bentuk pemikiran manusia adalah aktivitas berpikir yang saling berkait. Tidak
ada ada proposisi tanpa pengertian dan tidak akan ada penalaran tanpa
proposisi. Bersama – sama dengan terbentuknya pengertian perluasannya akan
terbentuk pula proposisi dan dari proposisi akan digunakan sebagai premis bagi
penalaran. Atau dapat juga dikatakan untuk menalar dibutuhkan proposisi
sedangkan proposisi merupakan hasil dari rangkaian pengertian.
sumber
:wikipedia.com
NAMA :JAYANTI.SW
NPM :13210731
KELAS : 3EA18
Minggu, 20 Januari 2013
Metode Riset
NAMA :JAYANTI.SW
KELAS:3EA18
NPM :13210731
KELAS:3EA18
NPM :13210731
Analisis Jurnal Metode Riset
BAB
I
Analisis
jurnal
Tema
: pemasalahan ekonomi
Judul
: pembahasan pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Pada
pasar ini kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran dapat bergerak secara
leluasa.
Ada pun harga yang terbentuk benar-benar mencerminkan keinginan produsen dan
konsumen.
Permintaan mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran
mencerminkan
keinginan produsen atau penjual. Bentuk pasar persaingan murni terdapat
terutama
dalam bidang produksi dan perdagangan hasil-hasil pertanian seperti beras,
terigu,
kopra,
dan minyak kelapa. Bentuk pasar ini terdapat pula perdagangan kecil dan
penyelenggaraan
jasa-jasa yang tidak memerlukan keahlian istimewa ( pertukangan,
kerajinan
).
Dalam
persaingan sempurna ini pembeli dan penjual berjumlah banyak. Artinya,
jumlah
pembeli dan jumlah penjual sedemikian besarnya,
1.2
Metode Penulisan
Metode
penulisan makalah ini menggunakan metode pustaka dan metode searching
melalui
internet mengenai makalah yang kami buat.
1.3
Rumusan Masalah
Dari
latar belakang di atas dapat di buat beberapa rumusan masalah yaitu antar lain:
1.
Ciri-ciri pasar persaingan sempurna.
2.
Pemaksimuman keuntungan jangka pendek.
3.
Keseimbangan dalam industri.
4.
Kebaikan & keburukan pasar persaingan sempurna.
BAB
II
PEMBAHASAN
MASALAH
1.1
PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
1
Ciri-ciri pasar persaingan sempurna
Pasar
persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau
industri
dimana
terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli tidak
dapat
mempengaruhi
keadaan di pasar.
Ciri-ciri
selengkapnya dari pasar persaingan sempurna adalah seperti yang diuraikan
dibawah
ini :
�� Perusahaan adalah pengambil harga
Pengambil
harga atau price taker berarti suatu perusahan yang ada di
dalam
pasar
tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apa pun tindakan
perusahaan
dalam pasar, ia tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar
yang
berlaku.
�� Setiap
perusahaan mudah keluar atau masuk
Sekiranya
perusahaan mengalami kerugian, dan ingin meninggalkan industri
tersebut,
langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Sebaliknya apabila ada produsen
yang
ingin melakukan kegiatan di industri tersebut, produsen tersebut dapat dengan
mudah
melakukan kegiatan yang diinginkannya tersebut.
�� Menghasilkan
barang serupa
Barang
yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibedabedakan.
Barang
yang dihasilkan sangat sama atau serupa. Tidak terdapat perbedaan
yang
nyata diantara barang yang dihasilkan suatu perusahaan lainnya.
EKONOMI
KOPERASI
dihasilkan
seorang produsen merupakan pengganti sempurna kepda barang yang
dihasilkan
oleh produsen-produsen lain. Sebagai akibat dari efek ini, tidak ada
gunanya
kepada perusahaan-perusahaan untuk melakukan persaingan yang berbentuk
persaingan
bukan harga atau nonprice competition atau persaingan
dengan misalnya
melakukan
iklan dan promosi penjualan.
�� Terdapat banyak perusahaan di
pasar
Sifat
inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk
mengubah
harga.
�� Pembeli
mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Dalam
pasar persaingan sempurna juga dimisalkan bahwa jumlah pembeli
adalah
sangat banyak.
2.2
Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna
Pasar
persaingan sempurna memiliki bebarapa kebaikan dibandingkan pasar-pasar
yang
lainnya antara lain :
1.
Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
Sebelum
menerangkan kebaikan dari pasar persaingan sempurna ditinjau dari sudut
efisiensi,
terlebih
dahulu akan diterangkan dua konsep efisiensi yaitu:
a.
Efisiensi produktif
Untuk
mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. Yang pertama,
untuk
setiap tingkat produksi, biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum.
Untuk
menghasilkan suatu tingkat produksi berbagai corak gabungan faktor-faktor
produksi
dapat digunakan. Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang
mengeluarkan
biaya yang paling sedikit.
b.
Efisiensi Alokatif
Untuk
melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat
apakah
alokasi sumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah
dicapai
tingkat yang maksimum atau belum.
c.
Efisiensi dalam persaingan sempurna
Didalam
persaingan sempurna, kedua jenis efisiensi ynag dijelaskan diatas
akan
selalu wujud.
2. Kebebasan
bertindak dan memilih
Persaingan
sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolonan
kecil
masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan
membatasi
kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang
disukainya.
Didalam
pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam
menentukan
harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam
menentukan
bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat,
EKONOMI
KOPERASI
kekuasan
untuk menentukan corak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan
untuk
memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan
yang
lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk
memenuhi
kebutuhannya.
Dan masyarakat mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang
akan
dibuatnya dalam menggunakan factor-faktor produksi yang mereka miliki.
Disamping
memiliki kebaikan-kebaikan, pasar persaingan sempurna juga memiliki
keburukan-keburukan
antara lain :
1.
Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
Dalam
pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh
perusahaan
lain. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan
yang
kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut.
Oleh
sebab
itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal,
2.
Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial
Didalam
menilai efisiensi perusahaan yang diperhatikan adalah cara perusahaan itu
menggunakan
sumber-sumber daya. Ditinjau dari sudut pandangnan perusahaan,
penggunaannya
mungkimn sangat efisien. Akan tetapi, ditinjau dari sudut kepentingan
masyarakat,
adakalanya merugikan.
3.
Membatasi pilihan konsumen
Karena
barang yang dihasilkan perusahaan-perusahan adalah 100 persen sama,
konsumen
mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan
dikonsumsinya.
4.
Biaya dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
Didalam
mengatakan biaya produksi dalam pasar persaingan sempurna adalah paling
minimum,tersirat
(yang tidak dinyatakan)pemisalan bahwa biaya produksi tidak berbeda.
Pemisalan
ini tidak selalu benar.
EKONOMI
KOPERASI
5.
Distribusi pendapatan tidak selalu rata
Suatu
corak distribusi pendapatan tertentu menimbulkan suatu pola permintaan
tertentu
dalam masyarakat. Pola permintaan tersebut akan menentukan bentuk pengalokasian
sumber-sumber
daya. Ini berarti distribusi pendapatan menentukan bagaimana bentuk dari
penggunaan
sumber-sumber daya yang efisien.
2.1
PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Pasar
persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak
sebanding
atau tidagk seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu
penjual
atau beberapa penjual, sedangkan pembelinya juga satu atau beberapa pembeli
yang
menguasai
pasar. Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna adalah sebagai berikut:
1.
Monopoli
Struktur
pasar yang sangat betentangan ciri-cirinya dengan persaingan sempurna adalah
pasar
monopoli. Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu
perusahaan
saja.
Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti
yang
yang
sangat dekat. Ciri-ciri pasar monopoli sangat berbeda dengan pasar persaingan
sempurna.
Uraian berikut menerangkan ciri-ciri monopoli sebagai berikut:
�� Pasar
monopoli adalah industry satu perusahaan. Hanya ada satu saja perusahaan dalam
industry
tersebut. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli
dari
tempat
lain.
�� Tidak
mempunyai barang pengganti yang mirip. Barang yang dihasilkan perusahaan tidak
dapat
digantikan oleh barang lain yang ada dalam pasar. Barang tersebut merupakan
satusatunya
jenis
yang barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip yang dapat
menggantikan
barang tersebut. Aliran listrik adalah contoh dari barang yang tdak
mempunyai
barang pengganti yang mirip.
�� Tidak
terdapat kemungkina untuk masuk ke dalam industry. Merupakan sebab utama yang
menimbulkan
perusahaan yang mempunyai kekuasaan monopoli. Tanpa sifat ini pasar
monopoli
tidak akan terwujud, karena tanpa adanya halangan tersebut pada akhirnya akan
terdapat
beberapa perusahaan didalam industry.
�� Dapat
mempengaruhi peneuan harga. Perusahaan merupakan satu-satunya penjual di dalam
pasar,
maka penentuan harga dapat dikuasai. Oleh sebab itu perusahaan monopoli
dipandang
sebagai penentu harga atau price setter.
�� Promosi
iklan kurang diperlukan. Perusahaan monopoli tidak perlu mempromosikan
barangnya
dengan menggunakan iklan. Pembeli yang memerlukan barang yang
diproduksinya
terpaksa membeli daripadanya.
Factor-faktor
yang menimbulkan Monopoli.
�� Perusahaan
monopoli mempunyai suatu sumber daya tertentu yang unik dan tidak dimiliki
oleh
perusahaan lain.
�� Perusahaan
monopoli pada umumnya dapat menikmati skala ekonomi hingga ke tingkat
produksi
yang sangat tinggi.
�� Monopoli
wujud dan berkembang dan berkembang melalui undang-undang, yaitu
pemerintah
member hak monopoli kepada perusahaan.
EKONOMI
KOPERASI
II.
Oligopoli
Pasar
oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa
produsen
atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli
adalah
industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya.
Ciriciri
pasar
Oligopoli
�� Menghasilkan
barang standar maupun barang berbeda corak. Industry dalam pasar
oligopoly
yang demikian sifaanya banyak dijumpai dalam industry yang menghasilkan
bahan
mentah seperti pda produsen bensin, industry baja dan alumunium dan industry
bahan
baku seperti industry semen dan bahan bangunan
�� Kekuasaan
menentukan harga adakalanya lemah dan adakalanya sangat tanggu. Dari dua
kemungkinan
ini, yang mana yang akan wujud tergantung kepada bentuk kerjasama di
antara
perusahaan-perusahaa dalam pasar oligopoly. Tanpa ada kerjasama, kekuasaan
menentukan
harga menjadi lebih terbatas. Apabila suatu perusahaan menurunkan harga,
dalam
waktu yang singkat ia akan menarik banyak membeli.
�� Pada
umumnya perusahaan oligopoly perlu melakukan promosi secara iklan. Iklan sangat
diperlukan
oleh perusahaan oligopoly yang menghasilkan barang yang berbeda corak.
Kegiatan
promosi secara iklan yang sangat aktif tersebut adalah untuk dua tujuan, yaitu
menarik
pembeli baru dan mempertahankan pembeli lama.
Macam-macam
pasar oligopoli :
�� Pasar
oligopoli murni (pure oligopoly). Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang
yang
diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik.contohnya : praktek pasar
oligopoli
dalam produk sabun mandi.
�� Pasar
oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)Pasar ini merupakan suatu
bentuk
praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan.contohnya :
praktek
pasar oligopoli dalam produk mobil.
Pasar
oligopoli memiliki KELEBIHAN sebagai berikut :
1.
Adanya efisiensi dalam menjalankan kegiatan produksi
2.
Persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam
hal
harga
dan kualitas barang.
Pasar
oligopoli juga memiliki KELEMAHAN, yaitu :
1.
Dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar, karena adanya
skala
ekonomis
yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk
ke
dalam pasar.
2.
Apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk, maka
tidak
memungkinkan
bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis.
3.
Perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain
untuk
menyainginya
III.
Monopolistik
Pasar
monopolistik pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua jenis bentuk
pasar
yang
ekstrem, yaitu persaingan sempurna dan monopoli. Oleh karena itu sifat-sifat
bentuk
pasar
ini mengandung unsur-unsur sifat pasar monopoli dan sifat pasar persaingan
sempurna.
BAB
III
PENUTUP
3.1
KESIMPULAN
Kesimpulan
yang dapat diambil dari karya tulis ini adalah :
�� Pasar
persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau
industri
dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli
tidak
dapat mempengaruhi keadaan di pasar.
�� Ciri-ciri
dari pasar persaingan sempurna adalah
a.
Perusahaan adalah pengambil harga
b.
Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk
c.
Menghasilkan barang yang serupa
d.
Terdapat banyak perusahaan di pasar
e.
Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna
�� Kebaikan
dan keburukan dari pasar persaingan sempurna
Kebaikannya
:
a.
Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
b.
Kebebasan bertindak dan memilih
Keburukannya
:
a.
Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi
b.
Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya social
c.
Membatasi pilihan konsumen
d.
Biaya produksi dalam persaingan sempurna mungkin lebih tinggi
e.
Distribusi pendapatn tidak selalu merata
Langganan:
Postingan (Atom)